Bermain Sains di Musium Science Gwangju

Gwangju memang terletak di daerah paling selatan dan jauh dari pusat kota namun banyak sekali daya tarik dari Kota ini. Salah satu yang paling menarik adalah Museum Science yang mana banyak sekali wahana dan permainan yang berhubungan dengan Ilmu Pengetahuan. Musium ini Cocok sekali sebagai tempat belajar dan orang tua dalam mengenalkan science ke anak-anak. Lokasi Museum Gwangju ini memang agak jauh dari Chonnam national University namun sangat dekat dengan Gwangju Institut Sceince and technology (GIST).

Pada awal di Kota Gwangju alhamdulilah kami mendapatkan kenalan keluarga muslim juga dari Indonesia beliau sedang post doc di Chonnam National University. Kami di ajak ke musium untuk jalan-jalan. berikut video kami berjalan-jalan di Gwangju

 

AWARD FOR EXCELLENT ACADEMIC ACHIEVEMENT PENERIMA BEASISWA GKS

GKS AWARD FOR EXCELLEENT ACADEMIC ACHIEVEMENT 2023

Setiap tahunnya NIIED atau kementrian pendidikan akan memberikan penghargaan atas pencapaian akademik yang diraih para penerima beasiswa GKS. Penilaian berdasarkan IPK, Publikasi dan prestasi seperti menjadi Best Presenter. Pda tahun 2023 ini di informasikan oleh PJ GKS dan direkomendasikan untuk mendaftar. Setiap universitas akan merekomendasikan 2 mahasiswa S1, S2 dan S3 setiap bulan November untuk di seleksi di NIIED. 

Total penerima penghargaan akan di pilih 53 orang yang teridi dari

masing2 terbaik S-1,S-2 dan S-3 yang akan diberikan langsung oleh presiden NIIED

7 terbaik S-3, 31 terbaik S-2 dan 12 terbaik S-1 yang akan diberikan langsung oleh departemen pendidikan 

Beberapa mahasiswa 3 terbaik akan di undang ke gedung pendidikan di Seoul yang akomodasi dan transportasi di tanggung pihak NIIED.

TIPS dan TRICK

– Perbanyak Publikasi

– Tampilkan terbaik saat Conference biar dapat best presenter

– Menjaga nilai IPK tetap baik

 

Menyiapkan Generasi Emas

Seperti halnya  sebuah hadist 

خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ

Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia.
(HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni. Hadits ini dihasankan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami’, No. 3289).

Hadist tersebut menekankan sebagi umat terbaik nabi Muhamad SAW kita harus menjadikan perjalanan hidup kita sebagai pribadi yang bermanfaat bagi umat yang lain. selain itu almarhum bapak juga pernah berpesan 

” Berkarya menjadikanmu berharga, Berbagi Menjadikanmu Berarti”

 

Selain itu sebagai Alumni Mahasiswa Bidikmisi dan Alumni Mahasiswa penerima beasiswa LPDP memiliki tanggung jawab besar sebagai orang terdidik seperti halnya pesan dari Bapak Anis baswedan dalam program Indonesia Mengajar. “

 

Mendidik adalah tanggung jawab setiap orang terdidik. Berarti juga, anak-anak yang tidak terdidik di Republik ini adalah “dosa” setiap orang terdidik yang dimiliki di Republik ini. Anak-anak nusantara tidak berbeda. Mereka semua berpotensi. Mereka hanya dibedakan oleh keadaan.”

― Anies Baswedan

Latar belakang tersebut yang membuat ingin banyak mencetak generasi-generasi hebat. Beberapa teman dan junior alhamdulilah sedikit mempercyakan saya untuk meminta untuk diskusi tentang ide, pengalaman, planning karir atau keilmuan. 

 
Bioty Team
LKTIN UB 2023

Program I-STEP 2012

Recognition and Mentoring Program-lnstitut Pertanian Bogor (RAMP-IPB) mengundang mahasiswa dari Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di seluruh lndoensia untuk mengikuti Pelatihan Intensive-Student Technopreneurship Program 2012 (i-STEP 2012) yang diselenggarakan pada tanggal 2 – 16 Juli 2012 sekitar 2 Minggu. Program tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas technopreneurship mahasiswa dalam mengembangkan ide teknologi sarnpai dapat menciptakan nilai/dampak positif untuk masyarakat miskin dan pembangunan berkelanjutan. 

Melalui program pelatihan tersebut diharapkan sikap mental inventif dan inovatif serta keahlian technopreneurship mahasiswa dapat meningkat dan dapat menyusun proposal/rencana usaha yang berkualifikasi untuk mengikuti Program Prementoring RAMP-IPB atau fasilitasi  inkubasi RAMP Indonesia. Selama 6 tahun penyelenggaraan i-STEP, RAMP-I PB telah berhasil mencetak mahasiswa-mahasiswa berjiwa technopreneur yang ikut berperan aktif dalam mengembangkan kewirausahaan berbasis teknologi di masyarakat.  httg://ramp.ipb.ac.id/. 

I-step memberikan banyak pengalaman dan akupun mendapatkan banyak kenalan.

Pengalaman Mengikuti Program Praktisi Mengajar

Praktisi Mengajar adalah Program yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia agar lulusan perguruan tinggi lebih siap untuk masuk ke dunia kerja. Program ini mendorong kolaborasi aktif praktisi ahli dengan dosen agar tercipta pertukaran ilmu dan keahlian yang mendalam dan bermakna antar sivitas akademika di perguruan tinggi dan profesional di dunia kerja. Kolaborasi ini dilakukan dalam mata kuliah yang disampaikan di ruang kelas baik secara luring maupun daring.

Alhamdulilah pada program Praktisi mengajar saya tergabung di 3 Kampus yaitu:

1. Kampus Politeknik Pertanian Payakumbuh dengan Mata Kuliah Nutrisi Ternak Ruminansia

2. Prodi Peternakan Universitas Muhamaddiyah Purworejo dengan Mata Kuliah Ilmu Ternak Potong

3. Jurusan Peternakan Universitas Islam Malang dengan Mata kuliah Industri Ternak Potong

Background pendidikan, pengalaman kerja dan penelitian fokus ke ilmu nutrisi dan produksi ternak ruminansia sehingga cukup bisa memberika refresh materi dan sudut pandang baru ke Mahasiswa mengenai keilmuan ternak ruminansia. Banyak mahasiswa yang tertarik dengan cerita dan pengalaman saya saat bekerja dan magang di Australia dan saat saya bekerja di Selandia Baru. Harapannya dengan banyak saya memberika ilmu tersebut dapat memberikan gambaran potensi pekerjaan besar ketika lulus sebagai sarjana peternakan. 

 Referensi

https://timesindonesia.co.id/indonesia-positif/457366/agriculture-expert-dari-industri-di-korsel-sharing-perbedaan-kondisi-peternakan-di-indonesia-lewat-program-praktisi-mengajar

https://timesindonesia.co.id/indonesia-positif/454011/fapet-unisma-malang-berkolaborasi-dengan-industri-peternakan-multi-nasional-dalam-program-praktisi-mengajar

Program Praktisi Mengajar
Program Praktisi Mengajar Muchlas

Bekerja atau Lanjut Kuliah??

Sebuah pertanyaan klasik dari seorang sarjana yang berada di ujung kelulusan studi s1 nya. Pada dasaranya pilihan bekerja dan studi lanjut tergantung dari keadaan pribadi masing-masing. pada kondisi saat aku lulus juga mengalami kegalauan yang sama. Kedua pilihan tersebut tidaklah mudah bagiku karena harus banyak faktor yang harus di pertimbangkan. Aku S-1 adalah lulusan dari program beasiswa BIDIK MISI yang merupakan beasiswa pemerintah RI untuk kalangan mahasiswa kurang mampu untuk dapat mencicipi pendidikan di Perguruan tinggi. Latar belakang keluarga yang masih kekurangan memaksa aku untuk segera menghasilkan uang dan membantu perekonomian keluarga. 

Kegalauan pertama datang ketika aku duduk disemester 6. Pada tahun terakhir studiku aku mendapatkan tawaran beasiswa dari perusahaan feedlot terbesar di Indonesia sebesar 10 juta dan recruitment langsung ketika lulus. Pada waktu yang sama PD1 juga menawarkan beasiswa lanjut bernama Fast track. Beasiswa fast track merupakan beasiswa pilihan untuk melanjutkan studi S-2 langsung di semester 6 sehingga hanya butuh 5 tahun sudah bisa lulus S-1 dan S-2. Beasiswa ini hanya mencakup biaya pendidikan namun tidak menanggung biaya hidup. Pada akhirnya aku menerima tawaran untuk beasiswa perusahaan karena bisa mengajak 6 teman seangkatanku untuk bekerja juga di perusahaan yang sama.

Pada tahun kelulusan ternyata Allah Azza wa Jalla memberikan jalan lain yaitu aku di tawari dengan bekerja di Luar negeri oleh dosen pembimbing skripsiku. Hidup adalah membuat pilihan sehingga aku mengembalikan beasiswa dari sebuah perushaan tersebut dan aku memilih bekerja di Luar negeri. Pengalaman baru dan kebutuhan akan uang juga menjadi pertimbanganku untuk memilih bekerja di luar negeri.

Studi lanjut adalah sebuah impian bagiku. Menempuh jenjang studi tertinggi adalah cara dariku untuk memotivasi keluargaku untuk berusaha meraih impian. Menjadi role model keluarga dimana aku adalah anggota keluarga yang dapat meraih impian meskipun keadaan keluarga kami serba kekurangan. Aku ingin menjadi sebuah sejarah keluarga dan menjadi motivasi bagi lingkunganku bahwa ketika allah berkhendak maka tidak ada yang tidak mungkin. 

Setelah 3 tahun bekerja aku berniat untuk menikah dan kemauanku untuk menikah tersebut menjadi jalan juga untuku mengejar impian. Alhamdulilah aku mendapatkan beasiswa LPDP dan bisa studi lanjut S-2 dan S-3 dengan beasiswa GKS. Pengalaman kerja membuatku lebih dewasa dan mencetak mentalku lebih kuat. teman-teman juga dengan bekerja dahulu maka kita juga lebih percaya diri dengan kemampuan di lapangan khususnya kita sebagai sarjana peternakan. Sebagai sarjana peternakan kita wajib bisa berpikir kritis dan mampu mengembangkan ilmu. so sebaiknya jika ingin studi lanjut lebih baik teman-teman belajar lapangan terlebih dahulu.

Program Northern Territory Indonesian 360 Program (NTI360)

NTI360 adalah program kelajutan dari program NIAPP (The NTCA Indonesia Australia Pastoral Program) yang sempat berhenti dikarenakan pandemi. Sejarah program NIAPP di awali pada bulan maret 2012 dengan adanya Memorandum of Undestanding (MoU) antara The northern territory cattlemen’s Association (organisasi peternak sapi potong di Australia utara), ISPI (Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia), UNPAD dan UB. berikut ini sekilas pandang program niapp di web NTCA (Klik disini).

berikut ini gambaran kegiatan saat pada tahun 2012

Laporan PKL bisa di download (Klik disini)

PPT Ujian PKL muchlas (Klik disini)

Program ini tahun ini di tambah dengan program Biosecurity yang pada tahun 2022 sudah dilakukan pilot project dengan pengiriman mahasiswa dari fakultas peternakan UGM (klik disini). 

Program ini memiliki keberlajutan karena setelah lulus pun alumni mendapatkan bimbingan dan program lanjutan untuk alumni dari pihak pemerintah australia maupun pemerintah Indonesia.

Kriteria kandidat yang di inginkan

-Memiliki mental yang kuat karena program ini adalah program pengalaman kerja di Australia

– Kandidat diharapakan nantinya mau mengembangkan industri sapi potong Indonesia

Tips untuk Mahasiswa Doktoral: Mengatasi Stres selama Studi di Korea Selatan

Baca Artikel lengkapnya di Web Korea net KLIK DISINI

Memilih negara untuk studi doktoral sangat penting, karena pilihan negara yang tepat dapat memberikan dampak yang besar pada kesuksesan akademik dan karir masa depan. Korea Selatan, selain memiliki budayanya yang khas dan unik, juga menawarkan berbagai program penelitian dan riset yang canggih di bidang teknologi, sains, dan seni. Faktor tersebut menjadikan Korea Selatan menjadi destinasi studi yang semakin populer di kalangan mahasiswa internasional, termasuk penulis yang saat ini sedang menempuh studi doktoral di departemen Animal Bio-Industry Chonnam National University.