Pengalaman Penyetaraan Ijazah Korea

Penyetaraan ijazah adalah proses pengakuan dan penyesuaian gelar pendidikan yang diperoleh di luar negeri dengan sistem pendidikan dalam negeri. Proses ini sangat penting bagi individu yang ingin melanjutkan pendidikan, mencari pekerjaan, atau meningkatkan karier mereka di negara asal. Pasca studi saya sarankan segera lakukan penyetaraan ijazah sehingga jika terjadi kekurangan dokumen masih dapat kita cari di Universitas sebelum meninggalkan negara tempat kita belajar. 

A. Pentingnya Penyetaraan Ijazah Pasca Kelulusan

Penyetaraan ijazah adalah proses pengakuan dan penyesuaian gelar pendidikan yang diperoleh di luar negeri dengan sistem pendidikan dalam negeri. Proses ini sangat penting bagi individu yang ingin melanjutkan pendidikan, mencari pekerjaan, atau meningkatkan karier mereka di negara asal. Pasca studi saya sarankan segera lakukan penyetaraan ijazah sehingga jika terjadi kekurangan dokumen masih dapat kita cari di Universitas sebelum meninggalkan negara tempat kita belajar. 

1. Pengakuan Resmi: Penyederhanaan ijazah memastikan bahwa gelar yang diperoleh di luar negeri diakui secara resmi oleh institusi pendidikan dan lembaga pemerintah di dalam negeri. Ijazah kita secara resmi diakui setara dengan level pendidikan di Indonesia sehinnga sah dalam proses administrasi yang ada di Indonesia.

2.Peningkatan Karier: Bagi mereka yang sudah bekerja, penyetaraan ijazah dapat membuka jalan untuk promosi atau peningkatan jabatan. Gelar yang diakui secara resmi dapat memperkuat posisi mereka dalam dunia kerja khusunya sebagai dosen dan pns lainnya.

3.Akses ke Pendidikan Lanjutan: Bagi yang ingin melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, penyetaraan ijazah menjadi langkah awal yang krusial. Tanpa proses ini, akses ke program pascasarjana atau pendidikan lanjutan bisa menjadi sangat terbatas. Salah satunya jika mendaftar beassiwa LPDP wajib memiliki syarat ini.

B. Proses Penyetaraan Ijazah melalui website PILN

Seluruh proses penyetaraan ijazah ini melalui proses online menggunakan websitie PILN klik disini. Berikut ini tahap-tahap dalam melakukan penyetraan ijasah.

Tahap Pertama (Pengumpulan Dokumen) Individu harus mengumpulkan dokumen terkait studi kita dokumen tersebut sebagai berikut, 

1. Ijazah asli dalam bahasa korea dan bahasa inggris harus berwarna

2. Transkrip dalam bahasa inggris dan bahasa korea harus berwarna

3. Scan Ijazah sebelumnya

4. SCAN ARC atau Bukti Mukim

5. Scan Dokumen berisi informasi tentang kampus dan jurusan (Katalog kampus)

(Contoh dowload disini)

6. PDF tugas akhir Disertasi atau tesis 

7. Link download Brosud atau katalog kampus

8. File PDF Publikasi papar Ilmiah

9. Link DOI Paper 

10. Surat spongsor beassiwa selama studi 

11. Dokumen LOA dari kampus

12. Scan keluar dan masuk negara Indonesia-korea selama studi

13. Scan foto terbaru rapi dengan jas dan latar belakang merah

Tahap Kedua (Pendaftaran) Calon pemohon perlu mendaftar ke lembaga yang berwenang, seperti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan atau lembaga penyetaraan ijazah lainnya.

Tahap ketiga (Evaluasi): Dokumen yang diajukan akan dievaluasi oleh tim ahli yang menilai kesetaraan kurikulum dan kualitas pendidikan yang diterima di luar negeri dengan standar pendidikan di dalam negeri.

Tahap keempat (Keputusan): Setelah evaluasi selesai, lembaga akan mengeluarkan surat keputusan mengenai status penyetaraan ijazah tersebut.

Penyetaraan Ijazah Luar Negeri

Peluang Pasca Studi di Korea Selatan

Tulisa ini akan membahas entang potensi dan peluang studi di Korea selatan yang mungkin selama ini orang idak banyak tau.

1. Bisa Mendapatkan Double Funding Beassiwa

Pemberi beassiwa GKS tidak melarang awardeenya untuk mendapatkan tambahan uang saku dari Gaji Laboratorium. Pada dasarnya di Korea selatan mahasiswa yang bekerja di Lab dan tergabung dalam sebuah prject berhak untuk mendapatkan gaji dari project tersebut. Bagi yang mendapatkan professor yang baik bisa mendapatkan cukup banyak ang dari Laboratorium.Pada beberapa kasus ada teman saya yang sepulang studi di Korea Selatan dapat membeli rumah secara cash di perumahan mewah seharga 800an juta. Teman saya juga ada yang mendapatkan kesempatan berangkat haji di Korea selatan tanpa antri dari hasil menabung uang gaji dari laboratorium.

2. Kesempatan Studi Lanjut S-3 atau Post-Doctoral di lab

Hampir semua yang studi di lab besar atau memiliki banyak project funding akan di berikan tawaran oleh professornya untuk lanjut studi S-3 dan lanjut Post-Doctoral di Lab tersebut. alasannya kita sudah beradaptasi dengan sistem kerja mereka dan sudah banyak mengetahui backround studi mereka sehingga lebh mudah dalam melaksanakan project. Selain itu kita juga akan leih mudah mendapatkan kesempatan mendapatkan rekomendasi dari prof ke lab lainnya di luar negeri dari jaringan internaionalnya.

3. Kesempatan mengikut konference di luar negeri dan luar kota

Setiap lab di korea akan memberikan kesempatan kit untuk mempresentasikan hasil penelitian kita di sebuah konference. Setiap konference yang kita ikuti full di cover atau dibiayai dari funding project sehingga kita tidak perlu lagi untuk membayar. Pada konference juga akan dipilih presenter terbaik sehingga bisa menambah uang dan juga mendapatkan perhatian dari peneliti lainnya. Konference ini jua menjadi ajang jalan-jalan dan refrsing diri yang kita banyak bekerja di laboratorium.

4. Kesempatan bekerja di Lab lain di dalam dan luar negeri

Beberapa professor memiliki jaringan research kuat di dalam dan luar negeri sehigga terkadang kita dikirim ke lab teman atau jaringan professor untuk belajar dan melakukan analisis. Teman saya ada yang di kirim ke finladia, amera serikat setiap semesternya untuk belajar ke lab rekannannya.

5. Kesempatan bekerja di luar negeri

Pasca kelulusan di Korea selatan mahasiswa asing di berikan kesempatan untuk mencari pekerjaan dengan apply visa D10 atau visa Pencari Kerja. Ulasan tentang visa pencari kerja ini bisa di chck di tulisan ini Klik disini.

Sebagai Delegasi PCINU KORSEL Rangkernas LAZISNU 2024

Pada awal tahun 2024, tepatnya pada 6-9 september 2024 saya mendapatkan kehormatan untuk mewakili Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Korea Selatan dalam acara Rapat Kerja Nasional (Rangkernas) LAZISNU 2024 di Jakarta. Pada Rangkernas kali ini di ikuti oleh  17 LAZISNU PWNU, 144 LAZISNU PCNU, dan 7 LAZISNU PCINU, dengan total 242 peserta. Rakernas LAZISNU kali ini berfokus pada strategi penyaluran bantuan terhadap permasalahan kemanusiaan yang terjadi di Palestina serta tema yang di usung adalah “unlocking Potential of amil zakat in the digital era”.

LAZISNU PBNU Gelar Rakernas Jumat-Ahad Besok

Sebuah kesempatan yang sangat berharga dan tidak terduga, yang memberikan saya banyak pelajaran dan inspirasi mengenai pentingnya peran diaspora NU di seluruh dunia, khususnya dalam mendukung program sosial, ekonomi, dan keagamaan di tanah air melalui platform LAZISNU.Pada kesempatan ini berbarengan dengan saya pulang ke Indonesia sehingga saya bisa join kegiatan rangkernas ini di Jakarta.

PCINU Korea Selatan, seperti cabang istimewa NU lainnya di luar negeri, memiliki tantangan yang unik. Kami harus menjembatani peran sebagai diaspora di negara maju dengan menjaga identitas keagamaan dan budaya Nusantara, sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam membantu pengembangan kesejahteraan masyarakat di Indonesia. Oleh karena itu, kehadiran kami di Rangkernas LAZISNU ini diharapkan bisa memperkuat sinergi global dalam membangun umat dan bangsa.

Acara Rangkernas LAZISNU 2024 berlangsung di Jakarta, yang dihadiri oleh perwakilan dari berbagai cabang NU dari seluruh Indonesia, serta beberapa cabang istimewa di luar negeri, termasuk dari Korea Selatan. Suasana penuh semangat terasa sejak hari pertama. Semua peserta tampak antusias untuk berbagi ide, pengalaman, dan solusi untuk meningkatkan efektivitas program-program LAZISNU.

Pada sesi pertama, saya bersama delegasi lainnya diperkenalkan dengan beberapa pencapaian terbaru LAZISNU, termasuk program-program pengentasan kemiskinan, bantuan bencana alam, dan beasiswa pendidikan untuk anak-anak kurang mampu di berbagai daerah di Indonesia. Dari sini, saya semakin menyadari betapa luasnya cakupan kerja LAZISNU dan betapa besar kontribusinya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

Sebagai delegasi dari Korea Selatan, kami mendapat kesempatan untuk berbagi pengalaman tentang bagaimana komunitas Indonesia di Korea Selatan, di bawah naungan PCINU, turut berpartisipasi dalam program penggalangan dana untuk kegiatan sosial. Salah satu contoh nyata adalah kegiatan fundraising yang kami lakukan untuk membantu korban bencana alam di Indonesia, yang mendapatkan respons positif dari masyarakat Indonesia di Korea Selatan.

Rangkernas LAZISNU 2024 memberikan banyak pelajaran berharga bagi kami. Pertama, pentingnya kolaborasi lintas batas negara. PCINU di luar negeri harus terus menjaga hubungan erat dengan LAZISNU di Indonesia untuk memastikan program-program sosial yang kami lakukan dapat terkoordinasi dengan baik dan tepat sasaran. Kedua, peran diaspora Indonesia, terutama yang berafiliasi dengan NU, sangat vital dalam mendukung keberlanjutan berbagai program sosial, ekonomi, dan pendidikan yang diinisiasi oleh NU.

Selain itu, melalui diskusi dengan delegasi dari berbagai daerah, saya belajar tentang tantangan yang dihadapi oleh masyarakat di daerah-daerah terpencil di Indonesia. Hal ini menjadi pengingat betapa pentingnya peran LAZISNU dalam membantu mengurangi kesenjangan sosial dan ekonomi di Indonesia. Saya merasa tergerak untuk semakin aktif dalam mengajak diaspora Indonesia di Korea Selatan untuk berkontribusi lebih besar lagi dalam mendukung program-program LAZISNU ke depannya.

Kehadiran saya sebagai delegasi PCINU Korea Selatan di Rangkernas LAZISNU 2024 menjadi pengalaman yang tidak terlupakan. Saya melihat langsung bagaimana dedikasi para pengurus LAZISNU dalam melayani umat dan bangsa, serta bagaimana kolaborasi antara cabang-cabang NU di dalam dan luar negeri dapat memperkuat jaringan sosial yang lebih luas.

Harapan saya ke depannya adalah agar PCINU Korea Selatan bisa semakin memperkuat peran serta dalam program-program LAZISNU, serta menjadi jembatan yang kokoh antara diaspora Indonesia di Korea Selatan dengan masyarakat di tanah air. Saya juga berharap semoga sinergi ini terus berkembang, sehingga kita semua, di mana pun berada, dapat terus berkontribusi dalam membangun umat yang lebih sejahtera dan berdaya.

Rangkernas LAZISNU 2024 bukan hanya tentang rapat kerja, tetapi tentang komitmen bersama untuk terus membangun masa depan yang lebih baik bagi umat dan bangsa, dengan semangat gotong royong dan kebersamaan yang khas dari NU.

Tips dan Trick Mendaftar Beasiswa GKS

Beasiswa GKS menjadi salah satu beasiswa yang saat ini menjadi primadona dikarenakan meningkatknya juga ketertarikan kaum muda terhadap budaya korea. Mari saya bahas tips dan trick dalam mendapatkan beasiswa dan apa saja yang bisa kita perhatikan sebelum mendaftar.

1. Memperhatikan pendaftar S2 atau S3

Perlu diketahui pendaftar S-2 di beasiswa GKS ini sangatlah banyak karena generasi anak muda terbaru lebih banyak yang tertarik ke korea selatan. Sehingga jika mendaftar S-2 persiapan berkasnya lebih banyak. Berikut ini poin-poinnya.

a. Prestasi dan Publikasi

Pengalaman ke luar negeri, prestasi lomba tingkat international dan publikasi sangat membantu sekali untuk dapat poin di beasiswa korea.

b. Nilai bahasa Asing

Beasiswa korea akan memberikan poin sangat tinggi jika teman-teman bisa sudah lolos Topik level 3. Nilai akan lebih tinggi jika teman-teman juga bisa dapat nilai IELTS level 6.5

c. Pengalaman pernah mengkuti kegiatan di Korea Selatan

Pengalama pernah mengikuti kegiatan ke korea selatan akan memberikan poin besar pula.

d. Pilihan Universitas

Memilih universitas tipe B akan memberikan peluang lebih besar. Saya punya teman yang berprestasi dan pintar namun tetap gagal karena ngotot ingin melanjutkan studi di Universitas type A.

Bagi pendaftar S-3 saingannya tidak terlalu banyak namun perlu diketahui poin terbesar jika kita sudah memiliki homebase di Indonesia. Selama ini pengalaman memberikan informasi kepada teman yang lolos yaitu memiliki homebase sebagai dosen atau BRIN atau memiliki nilai bahasa yang bagus.

2. Mempersiapakn Dokumen Jauh-Jauh Hari

Dokumen pendaftaran beasiswa GKS sangatlah banyak sehingga buatlah timeline untuk persiapan dokumen dan juga pendaftaran. Belajar bahasa itu tidak bisa instant sehingga persiapan dari jauh-jauh hari. Pendaftaran Beasiswa GKS selalu pada bulan februari.

 

Pengalaman Mengikuti Festival Samgyetang di Kota Geumsan

Pada bulan Juni 2024 di musim panas saya mengikuti kegiatan festival samgyetang di kota geumsan. Pemerintah geumsan memberikan tour gratis kepada influencer-influencer dari mancanegara untuk mengikuti kegiatan tersebut. Banyak sekali festival di Korea dan sering memberikan tour gratis kepada para orang asing yang tinggal di Korea Selatan. Program seperti ini menjadi salah satu cari murah menikmati keindahan korea secara gratis. Pad dasarnya saya mengikuti kegiatan seperti ini baru di akhir masa tinggal di korea karena selam studi S-3 tidak punya waktu untuk jalan-jalan.

Poster Festival Samgyetang

Mengenal Samgyetang

Perjalanan pertama saya berlabuh di Kota Geumsan untuk melihat festival Samgyetang. Kota geumsan terkenal dengan produk gingsengnya yang sudah bukan rahasia lagi bahwa gingsen adalah rempah-rempah kesehatan khas Korea Selatan. Samgyetang adalah hidangan sup tradisional Korea yang terbuat dari ayam muda utuh yang dimasak dengan bahan-bahan seperti ginseng, jujube (kurma Korea), bawang putih, dan jahe. Sup ini biasanya dimasak dalam kaldu yang kaya dan biasanya disajikan dengan nasi yang dimasukkan ke dalam ayam sebelum dimasak. Samgyetang sering dimakan pada hari-hari panas di musim panas di Korea, karena dipercaya memiliki khasiat untuk meningkatkan stamina dan kesehatan tubuh.

Kami bersama-sama disediakan samgyetang panas untuk di nikamti bersama-sama karena saya gak bisa makan ayam yang tidak halal saya cuma mencicipi pajon kentang yang disediakan. Setelah makan kami di persilahkan menikmati hibuaran-hiburan seperti tontonan yang di isi pentas siswa lokal, pameran herbal-herbal khas korea, makan khas korea dan tempat bermain air.

 

Bermalam di Pedesaan Geumsan

kami menginap di pendesaan kota geumsan tidur di villa-villa dengan satu kamar terdiri dari 5 orang. Kami tidur di lantai dengan kasur lantai. Pengalaman menginap di pedesaan ini menjadi pengalaman yang tak terlupakan karena merasakan keindahan alam kota geumsan di musim panas.

Jalan-Jalan ke Jembatan Kuning dan Musium kota Geumsan

Jalan-jalan ke Jembatan Gantung Kning di Geumsan, Korea Selatan, adalah sebuah jembatan gantung yang menawarkan pemandangan yang menakjubkan dari alam sekitar. Terletak di daerah yang dikelilingi oleh pemandangan pegunungan dan sungai, jembatan ini menjadi tempat populer bagi wisatawan dan pecinta alam. Jembatan ini dibangun dengan tujuan untuk memberikan akses yang lebih baik ke berbagai jalur hiking dan area rekreasi di sekitar Geumsan.

Dengan desain yang mengesankan dan struktur yang kokoh, Jembatan Gantung Kning tidak hanya berfungsi sebagai jalur transportasi, tetapi juga sebagai atraksi wisata. Jembatan ini memberikan pengalaman yang unik bagi pengunjung, memungkinkan mereka menikmati keindahan alam sambil melintasi jembatan yang menggantung di atas lembah atau sungai.

Selanjutnya setelah dari jembatan kami menuju musium kota geumsan. Museum Kota Geumsan, yang dikenal sebagai Geumsan City Museum, adalah fasilitas yang didedikasikan untuk melestarikan dan memamerkan sejarah serta budaya lokal Geumsan. Museum ini menampilkan berbagai artefak, pameran, dan informasi mengenai sejarah lokal, arkeologi, dan kebudayaan tradisional yang terkait dengan wilayah tersebut.

Di dalam museum, pengunjung dapat melihat koleksi benda-benda bersejarah, termasuk artefak dari periode kuno dan barang-barang yang mencerminkan kehidupan sehari-hari masyarakat Geumsan pada masa lalu. Museum ini bertujuan untuk mendidik pengunjung tentang warisan budaya lokal dan memberikan wawasan mengenai perkembangan sejarah daerah Geumsan.

AWARD FOR EXCELLENT ACADEMIC ACHIEVEMENT PENERIMA BEASISWA GKS

GKS AWARD FOR EXCELLEENT ACADEMIC ACHIEVEMENT 2023

Setiap tahunnya NIIED atau kementrian pendidikan akan memberikan penghargaan atas pencapaian akademik yang diraih para penerima beasiswa GKS. Penilaian berdasarkan IPK, Publikasi dan prestasi seperti menjadi Best Presenter. Pda tahun 2023 ini di informasikan oleh PJ GKS dan direkomendasikan untuk mendaftar. Setiap universitas akan merekomendasikan 2 mahasiswa S1, S2 dan S3 setiap bulan November untuk di seleksi di NIIED. 

Total penerima penghargaan akan di pilih 53 orang yang teridi dari

masing2 terbaik S-1,S-2 dan S-3 yang akan diberikan langsung oleh presiden NIIED

7 terbaik S-3, 31 terbaik S-2 dan 12 terbaik S-1 yang akan diberikan langsung oleh departemen pendidikan 

Beberapa mahasiswa 3 terbaik akan di undang ke gedung pendidikan di Seoul yang akomodasi dan transportasi di tanggung pihak NIIED.

TIPS dan TRICK

– Perbanyak Publikasi

– Tampilkan terbaik saat Conference biar dapat best presenter

– Menjaga nilai IPK tetap baik

 

Tips untuk Mahasiswa Doktoral: Mengatasi Stres selama Studi di Korea Selatan

Baca Artikel lengkapnya di Web Korea net KLIK DISINI

Memilih negara untuk studi doktoral sangat penting, karena pilihan negara yang tepat dapat memberikan dampak yang besar pada kesuksesan akademik dan karir masa depan. Korea Selatan, selain memiliki budayanya yang khas dan unik, juga menawarkan berbagai program penelitian dan riset yang canggih di bidang teknologi, sains, dan seni. Faktor tersebut menjadikan Korea Selatan menjadi destinasi studi yang semakin populer di kalangan mahasiswa internasional, termasuk penulis yang saat ini sedang menempuh studi doktoral di departemen Animal Bio-Industry Chonnam National University.

Senangnya Menjadi Anak di Eorini Nal Sebuah Peringatan Hari Anak di Korea Selatan

Tulisan ini telah di Publikasikan di web Honorary reporters KLIK DISINI

Bulan Mei menjadi bulan yang ditunggu-tunggu anak-anak di Korea Selatan karena pada tanggal 5 Mei merupakan perayaan Hari Anak di Negeri Ginseng tersebut, yang dikenal sebagai Eorini Nal. Penulis yang merupakan pelajar internasional di Korea Selatan yang juga memiliki putri berumur 5 tahun turut serta memperingati hari anak di Korea Selatan. Asal usul Hari Anak di Korea dapat ditelusuri kembali ke era 1920-an, ketika penulis sastra Bang Jeong-hwan menyebut kata “eorini” untuk anak-anak. Sejak dekade 1970-an, Eorini Nal telah dijadikan sebagai hari libur nasional resmi di Korea.

Nusaibah Azkadina Muchlas, putri dari penulis, seminggu sebelum acara dilaksanakan mengabarkan dengan penuh semangat dan keceriaan bahwa sekolahnya mengundang para orang tua untuk merayakan hari besar tersebut bersama teman dan keluarga di sekolah. Orang tua dan keluarga siswa akan datang ke sekolah untuk menonton pertunjukan anak-anak dan memberikan dukungan pada anak-anak mereka. Acara dibuka dengan sambutan kepala sekolah Youchiwon (TK), dalam sambutannya beliau menyampaikan acara dan kegiatan peringatan hari anak ini untuk membantu anak-anak merayakan hari istimewa mereka dan juga memberikan pengalaman yang menyenangkan dan berharga bagi mereka. Perayaan hari anak bagi penulis memberikan kesan yang sangat menyenangkan karena bersama keluarga di Korea Selatan, membuat kami, keluarga Indonesia tersebut, semakin dekat dengan budaya lokal dan meningkatkan persahabatan antara anak kami dan anak-anak di Korea Selatan.

Setiap anak mendapatkan hadia dari sekolah (Sumber foto: Muchlas)

Kegiatan-kegiatan selanjutnya dilanjutkan dengan berbagai macam hal seperti pertunjukan seni, panggung musik, dan kegiatan merangkai bunga oleh orang tua dan siswa. Pada akhir kegiatan, sekolah melalui anggaran pendidikan pemerintah kota membagikan hadiah ke masing-masing anak. Acara berakhir pada jam makan siang, sesampainya di rumah penulis memberikan kejutan dengan memberikan hadiah juga yaitu sebuah boneka 하츄핑 (Hachuping) yang merupakan salah satu figur serial animasi Catch! Teenieping yang sedang sangat populer di kalangan anak perempuan di Korea Selatan. Setelah makan siang dan beristirahat sorenya penulis mengajak berjalan-jalan di taman dan tempat bermain serta melihat matahari terbenam di pantai Dongdaemun Busan. Selain kami, banyak juga keluarga-keluarga Korea yang menghabiskan waktu bersama dengan piknik dan bermain bersama untuk merayakan hari anak.  Penulis ingin menjadikan pengalaman merayakan Eorini Nal bagi sang anak menjadi hari spesial yang tidak terlupakan selama anak tinggal di Korea Selatan.

Pada hari anak di Kore Selatan penulis memberikan hadiah spesial dan mengajak jalan-jalan agar menjadi hari spesial dan teringat selalu sebagai memori indah di Korea Selatan

Prosesi Wisuda TK di Korea Selatan

Pada bulan November 2023 anakku Nusaibah mengikuti prosesi Wisuda tahunan TK Yobongdong. Sekolah sudah menginformasikan 2 bulan yang lalu dengan menawarkan foto kelas bersama jika membutuhkan foto individual membutuhkan biaya sekitar 42.000 won cukup murah karena beserta album kenangan kelas. Bagi nusaibah wisuda ini hanya untuk proses kenaikan kelas bukan kelulusan karena umurnya baru 6 tahun korea dan usia masuk SD adalah 7 tahun korea.  Berikut ini Video kemeriahan wisuda di TK Korea Selatan.

Juara 2 Lomba Artikel Masa depan Susu Indonesia

Susu merupakan salah satu produk pertanian yang paling dikenal oleh masyarakat. Kandungan gizi yang tinggi membuat susu menjadi salah satu sumber protein hewani yang sering di konsumsi. Jumlah konsumsi susu dari tahun ke tahun cenderung mengalami peningkatan, tetapi produksi susu nasional belum mampu memenuhi seluruh permintaan tersebut. Kekurangan produksi susu tersebut dipenuhi melalui impor. Ketergantungan impor Indonesia terhadap susu impor sangat tinggi, yaitu di atas 70%. Pemerintah sendiri telah meluncurkan berbagai program untuk meningkatkan produksi susu domestik. Namun demikian, terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi dalam upaya peningkatan produksi susu nasional, misalnya sebagian besar produksi susu di Indonesia masih dilakukan oleh peternak dengan skala yang kecil yaitu dengan kepemilikan 2-3 ekor sapi, umur peternak yang semakin menua, kesulitan dalam pengadaan pakan, distribusi dan adopsi teknologi dan lainlain. Berbagai macam tantangan tersebut membuat semua pihak harus bekerjasama untuk menghadapinya, maka dilakukan kerjasama antara Departemen Ilmu Ekonomi IPB didukung oleh Adelaide University melalui skema kerjasama yang didanai oleh Australian Centre for International Agricultural Research (ACIAR). Skema kerjasama tersebut tertuang dalam program kemitraan penelitian antara Australia dan Indonesia yang berjudul “Improving milk supply, competitiveness and livelihoods of smallholder dairy chains in Indonesia (IndoDairy)”. IndoDairy bertujuan untuk meningkatkan pasokan (kuantitas dan kualitas) susu dari peternak sapi perah rakyat, khususnya di Provinsi Jawa Barat dan Sumatera Utara. Program ini menekankan pentingnya kemitraan dalam rantai nilai susu untuk memberikan dampak positif bagi peternak sapi perah, koperasi susu, industri, dan konsumen. Program tersebut tentunya membutuhkan kerjasama dari berbagai pihak, salah satunya dengan melibatkan peran generasi muda (youth). Maka dari itu, salah satu kegiatan dari program ini adalah untuk mengumpulkan gagasan generasi muda terkait pengembangan sektor susu di Indonesia. Upaya tersebut dilakukan dengan menggelar lomba penulisan artikel ilmiah dengan topik “Masa Depan Industri Susu di Indonesia”. Lomba penulisan artikel tersebut terbuka untuk umum dengan tujuan menjaring ide inovatif dari segala kalangan dan berbagai disiplin ilmu para generasi muda. Dari hasil lomba penulisan artikel terpilih tiga pemenang, yaitu Muhammad Reza Pratama (IPB University) sebagai juara pertama, Safitri (Universitas Brawijaya) sebagai juara kedua, dan Siti Patimah Zahro (IPB University) sebagai juara ketiga. Penyelenggaraan lomba menulis artikel ilmiah ini disambut antusias oleh generasi muda dengan terkumpulnya 103 artikel dari berbagai penjuru wilayah Indonesia. Kemudian dari 103 artikel yang terkumpul, dipilih 35 artikel terbaik oleh tim IPB untuk dipubikasikan menjadi sebuah buku yang berisikan pandangan dari para generasi muda terkait pengembangan sektor susu di Indonesia. Program kerjasama ini tentunya sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 1, 2, 9, dan 13 yaitu, mengakhiri kemiskinan dalam segala bentuk, mengakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan, dan mendukung pertanian berkelanjutan, membangun infrastruktur yang tangguh, industrialisasi yang inklusif, dan membantu pengembangan inovasi, serta memerangi perubahan iklim dan dampaknya. 

Link URL kegiatan ini adalah:  https://www.instagram.com/p/CVVRZrcPj19/?utm_medium=copy_link  https://www.instagram.com/p/CV2JBimPNJA/?utm_medium=copy_link