Mesin Filling Semen Portable

Mata kuliah Bioteknologi Reproduksi Peternakan menjadi latar belakang saya dan team membuat alat Mesin Filling Semen Portable. Semen ini bukan semen untuk membangun rumah akan tetapi nama lain dari sperma hewan ternak.  Sebuah fakta bahwa sperma segar atau yang baru di didapatkan dari ternak tanpa melalui pembekuan memiliki mortalitas lebih tinggi dari pada sperma yang sudah di bekukan. Melihat kenyataan tersebut bersama teman teknik elektro dan teknik mesin merancang inovasi mesin filling semen yang portable untuk hewan ternak.

Karya di Patenkan

Masuk PIMNAS 23 Universitas Mataram

Alhamdulilah karya kami ini juga mengantarkan kami ke PINAS 23 di Universitas Mataram. dan Kami mendapatkan juara Emas Poster dan Perak Presentasi

Inovasi Teknologi Penyamakan Kulit

Pertengahan Masa Studi S-1 terdapat mata kuliah teknologi penyamakan Kulit. Teknologi penyamakan kulit ini sebagai solusi pemanfaatan hasil samping ternak berupa kulit sebagai kulit samak yang dapat di gunakan sebagai berbagai macam kerajinan. Salah satu poin utama dalam penyamakan adalah pengadukan kulit dengan larutan penyamakan setiap 2 hingga 3 jam. Masa pengadukan juga berbeda tergantung dari bahan kimia penyamakan. Masalah tersebut membuat kami terkadang harus begadang untuk melakukan pengadukan. Pada kesempatan tersebut saya berfikir untuk membuat sebuah inovasi mesin penyamakan kulit secara otomatis.

Mesin Penyamakan Kulit Otomotis

Bekolaborasi dengan mahasiswa Teknik Mesin dan Teknik Elektro kami berhasil membuat alat otomatis penyamakan kulit. 

Inovasi Kerajinan Kulit Kelinci

Pengembangan inovasi sangat penting dalam memperluas dampak karya. Kami melihat Kota Batu dan Malang terkenal dengan kuliner sate Kelincinya. Pengolahan daging kelinci sendiri menghasilkan hasil samping berupa kulit bulu. Kulit bulu sejatinya bisa dilakukan penyamakan untuk menghasilkan kulit bulu halus sebagai bahan kerajinan. Kami mengolah kulit hasil samping ini dengan mesin otomatis kami dan membuat berbagi kerajinan dari kulit kelinci.

Pengabdian Masyarakat Kerajianan Kulit Kelinci

Sebuah ilmu tidak ada artinya jika tidak bermanfaat. Berdasarkan hasil penulusuran kami ternak kelinci yang di olah sebagai kuliner kebanyakan tidak di dapatkan dari kota batu dan malang namun malah di suplai dari berbagai daerah lain. Fenomena tersebut dikarena jumlah peternak keinci semakin berkurang. KAmi melihat berkurangnya peternak kelinci dikarenakan kurangnya antusias peternak kelinci karena hanya mengndalakan keuntungan ternak kelinci dari dagingny saja. Berlatar belakang hal tersebut kami melakukan pelatihan penyamakan kulit di kelompok peternak kelinci di Kota Batu.

Prestasi dari Karya

1. FINALIS PKM Semarang

2. 10 Inovasi Terbaik KEMENPORA

Kurikulum Pendidikan TK di Korea Selatan

Keberuntungan dan benefit studi di Luar Negeri salah satunya adalah anak kita bisa merasakan juga bagusnya kualitas pendidikan di negara maju. Selama buah hati menemani studi di korea alhamdulilah ia juga mendapatkan kesempatan belajar sistem pendidikan di Korea. Pada saat melangkahkan kaki pertama di Korea Selatan Anak sudah berumur 3,5 tahun Indonesia atau 4,5 tahun umur Korea Selatan. Sistem penghitungan Umur Korea Selatan lebih 1 tahun karena pada masa hidup di kandungan ibu juga di hitung. Umur pertama pendidikan di Korea minimal 3 tahun Korea untuk program pendidikan yuciwon atau TK. Alhamdulilah mulai tahun 2022 juga Sekolah TK di Kota Gwangju atau yuciwon Biayanya GRATIS. 

Yuciwon di Korea selatan ada yang Negeri dan Swasta pada tulisan ini saya hanya membahas kurikulum pendikan yang ada di Sekolah TK Negeri karena anak bersekolah di Sekolah Negeri. Sekolah TK Pendaftaran di mulai pada Bulan November dan mulai Masuk Bulan Maret. Beberapa Sekolah ada yang kelasnya di bagi berdasarkan umur yaitu Umur 3, 4, 5, dan 6 tahun. Setiap kelas memiliki kapasitas maksimal siswa yaitu 7-8 siswa. Guru dalam satu kelas sebanyak 2 guru dan beberapa guru fokus pada ketrampilan lain seperti Olahraga, kesenian, ketrampilan dan Bahasa. Beberapa sekolah ada yang kelasnya di campur. Sang buah hati alhamdulilah masuk di kelas Campuran. Kurikulum pendidikan di TK korea mengedepankan Poin-Poin Berikut :

1. Life Skill seperti Disiplin menyikat gigi(di korea gosok gisi setiap makan menjadi budaya), Setiap selesai bermain harus mengembalikan mainnya di tempatnya sehingga kelas selalu rapi dan guru tidak pernah bertugas merapikan kelas. Menaruh tas dan sepatu di tempatnya. Melihat sistem pendidikan TK ini membuat saya percaya bahwa Budaya displin dan kerapian ini yang diajarkan sejak kecil sehingga negara Korea bisa semaju sekarang.

2. Aktifitas Fisik seperti Olahraga dan Kegiatan bermain di Taman. Memacu gerak motorik kasar dan halus anak. 

3. Menganal Bahasa Korea, dan  Bahasa Inggris Memberikan wawasan Kosa Kata tentang bahasa

4. Ketrampilan Seni untuk mengembangkan Kreatifitas. Setiap minggunya ada project project seni dan karyanya boleh di bawa pulang.

5. Saling menghargai sesama teman, Meskipun Nusaibah memakai Jilbab dan bawa makan sendiri untuk menjaga kehalaln makanan yang dimakan tapi teman sekalasnya pada baik semua kepada nusaibah. Lingkungan kelas seperti Keluarga kak dan adik saling mengayomi. Pada kasus pertama kali Nusaibah sekolah yang menenangkan dan menghibur nusaibah adalah oeni-oeninya di kelas mengajak dia main hingga ketawa. a; hasil sekarang Nusaibah ketagihan untuk sekolah.

Kerennya Kurrikulum ini sama diterapkan ke semua sekolah di Korea Selatan tidak ada perbedaan antar sekolah. Berikut ini Kegiatan-Kegiatan yang dilakukan Anak di sekolah.

 

Masuk Buku Jejak langkah Beasiswa BIDIK MISI

Download Buku PDF : Klik Disini

Pemerintah Indonesia berkomitmen memberikan perhatian yang tinggi untuk peningkatan sumberdaya manusia melalui sektor Pendidikan sebagai kunci kemajuan bangsa. Program Bidikmisi merupakan salah satu upaya untuk pemerataan akses dan kesempatan menempuh pendidikan tinggi bagi calon mahasiswa dengan kemampuan akademik tinggi, namun kurang mampu secara ekonomi.

Buku ini berisi jejak langkah program Bidikmisi selama 9 tahun sejak diinisiasi pada tahun 2010. Selain berisi informasi penting tentang data dan fakta, buku ini juga menyajikan kisah inspiratif alumni Bidikmisi dengan berbagai prestasi hebat di tingkat nasional maupun internasional. Semoga buku ini dapat memberikan informasi yang bemanfaat.

Direktur Jenderal Pembelajaran dan
Kemahasiswaan
Prof. Dr. Ismunandar

JEjak Langkah BIDIK MISI
JEjak Langkah BIDIK MISI

ES Krim YOBUNG

Inovasi pertama pada masa Kuliah adalah INOVASI “Eskrim Yobung”. Pada tahun 2010 awal masuk kuliah ada info penerimaan proposal PKM. Meskipun masih asing tapi mencoba ikut karena mencoba tidaklah salah. Membuat proposal PKM tidaklah mudah sehingga saya saya mencari pembimbing PKM hingga ke Fakultas Pertanian karena pada waktu itu belum ada lembaga ilmiah di tingkat Fakultas. Pada saat itu aku membuat PKM dengan Judul Es Krim YOBUNG akronim dari yoghurt dan rebung. 

Alhamdulilah Proposal dinyatakan Lolos dan mendapatkan dana sebesar 8 juta. Kami mencoba meracik dan membuat eskeim tersebut dan menjualnya meskipun benar2 awam dan banyak kekuarangan. Melalui karya ini juga alhamdulilah membawaku juara 3 Lomba LKTI al quran juara 3 tingkat Universitas menjadi percikan api semangat untuk berkarya agi.

Selain itu juga Karya kami di Liput Laptop si unyil untuk Inovasi kami ini

 

MIPI (Masyarakat Ilmiah Pemuda Indonesia): Pergerakan Inovasi Pemuda di Kota Malang

Sudah bukan rahasia umum lagi sebagai cara pengembangan diri dimasa mencari jati diri kita tidak bisa hanya kita dapatkan di bangku perkulihan. Pergerakan mahasiswa ekstra kampus bisa menjadi salah satu pilihan untuk jalan pengembangan diri. Memilih arah pergerakan atau organisasi adalah hal yang sangat penting untuk di pertimbangkan karena padangan hidup serta ideologi kita bakal di temkpat di situ. Pada masa kuliah tahun 2010 banyak sekali pergerakan mahasiswa ekstra kampus muali dari berhaluan politik atau komunitas dalam berkarya. 

Aku memilih MIPI sebagai tempat untuk menmpa diri dimana awal pertemuanku dengan MIPI berasal dari Kepanitian SOR. SOR adalah School of Research. lain kali aku akan bercerita tentang ini. MIPI pada dasarnya sebuah komunitas yang di bentuk oleh beberapa mahasiswa yang bertemu pada suatu lomba inovasi. Inovasi yang mereka buat ini jika tidak di aplikasikan dan hanya di gunakan sebatas lomba maka nilai kebermanfaatannya tidak ada. MIPI terdiri dari berbagai background pendidikan, keahlian dan Minat. MIPI menjadi ruang kolaborasi bersama saling bertukar pikiran untuk menciptakan solusi di tengah masyrakat. 

Pada hari minggu pagi biasanya kami mengadakan SRI (Sanday Refresh Idea) disini kami saling bertukar pendapat dan berdiskusi usai berolahraga. 

MIPI (Masyarakat Ilmiah Pemuda Indonesia) adalah sebuah komunitas yang bergerak dalam pembentukan dan peningkatan pola pikir ilmiah pemuda Indonesia. Komunitas ini digagas oleh beberapa pemuda kota Malang pada tahun 2007 yang dilatarbelakangi keprihatinan atas degradasi karakter para generasi muda dan menurunnya minat pemuda dalam bidang karya ilmiah. Pada awalnya MIPI merupakan sebuah komunitas kecil yang bergerak di bidang pengembangan karya tulis ilmiah tingkat mahasiswa di Kota Malang, para penggagas memiliki keyakinan bahwa melalui sarana karya tulis kita dapat menuangkan ide, mengembangkan kreativitas, dan meningkatkan kemampuan generasi muda untuk merubah dunia dengan dilandasi sikap ilmiah.

Visi dan Misi

Sebagai komunitas yang bergerak dalam bidang pengembangan karakter, MIPI memiliki Visi besar bagi bangsa Indonesia yaitu: “ Menciptakan Iklim pola pikir dan pola sikap ilmiah dikalangan pemuda berlandaskan Iptek dan Imtaq”. Visi tersebut diwujudkan dengan berbagai upaya untuk meningkatkan kemampuan pemuda melalui pengembangan kepribadian, meningkatkan kemampuan leadership dan teamwork yang handal, serta peningkatan character building secara menyeluruh dan berkesinambungan guna terciptanya daya saing bangsa.

Bentuk dan Jenis Kegiatan

Program yang dikembangkan MIPI mencakup kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyeimbangkan Iptek dan Imtaq melalui event ilmiah. MIPI mengadakan kegiatan yang diikuti oleh generasi muda yang ingin mengembangkan potensi dengan meningkatkan pola pikir dan pola sikap positif sehingga lebih optimal dan dapat bermanfaat bagi orang lain. Bentuk kegiatan MIPI meliputi workshop (pelatihan), mentoring (pendampingan), dan kegiatan bakti sosial kemasyarakatan dengan prinsip “Learning by Helping” Belajar dengan membantu.