Inovasi Teknologi Penyamakan Kulit

Pertengahan Masa Studi S-1 terdapat mata kuliah teknologi penyamakan Kulit. Teknologi penyamakan kulit ini sebagai solusi pemanfaatan hasil samping ternak berupa kulit sebagai kulit samak yang dapat di gunakan sebagai berbagai macam kerajinan. Salah satu poin utama dalam penyamakan adalah pengadukan kulit dengan larutan penyamakan setiap 2 hingga 3 jam. Masa pengadukan juga berbeda tergantung dari bahan kimia penyamakan. Masalah tersebut membuat kami terkadang harus begadang untuk melakukan pengadukan. Pada kesempatan tersebut saya berfikir untuk membuat sebuah inovasi mesin penyamakan kulit secara otomatis.

Mesin Penyamakan Kulit Otomotis

Bekolaborasi dengan mahasiswa Teknik Mesin dan Teknik Elektro kami berhasil membuat alat otomatis penyamakan kulit. 

Inovasi Kerajinan Kulit Kelinci

Pengembangan inovasi sangat penting dalam memperluas dampak karya. Kami melihat Kota Batu dan Malang terkenal dengan kuliner sate Kelincinya. Pengolahan daging kelinci sendiri menghasilkan hasil samping berupa kulit bulu. Kulit bulu sejatinya bisa dilakukan penyamakan untuk menghasilkan kulit bulu halus sebagai bahan kerajinan. Kami mengolah kulit hasil samping ini dengan mesin otomatis kami dan membuat berbagi kerajinan dari kulit kelinci.

Pengabdian Masyarakat Kerajianan Kulit Kelinci

Sebuah ilmu tidak ada artinya jika tidak bermanfaat. Berdasarkan hasil penulusuran kami ternak kelinci yang di olah sebagai kuliner kebanyakan tidak di dapatkan dari kota batu dan malang namun malah di suplai dari berbagai daerah lain. Fenomena tersebut dikarena jumlah peternak keinci semakin berkurang. KAmi melihat berkurangnya peternak kelinci dikarenakan kurangnya antusias peternak kelinci karena hanya mengndalakan keuntungan ternak kelinci dari dagingny saja. Berlatar belakang hal tersebut kami melakukan pelatihan penyamakan kulit di kelompok peternak kelinci di Kota Batu.

Prestasi dari Karya

1. FINALIS PKM Semarang

2. 10 Inovasi Terbaik KEMENPORA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.