Sebagai Delegasi PCINU KORSEL Rangkernas LAZISNU 2024

Pada awal tahun 2024, tepatnya pada 6-9 september 2024 saya mendapatkan kehormatan untuk mewakili Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Korea Selatan dalam acara Rapat Kerja Nasional (Rangkernas) LAZISNU 2024 di Jakarta. Pada Rangkernas kali ini di ikuti oleh  17 LAZISNU PWNU, 144 LAZISNU PCNU, dan 7 LAZISNU PCINU, dengan total 242 peserta. Rakernas LAZISNU kali ini berfokus pada strategi penyaluran bantuan terhadap permasalahan kemanusiaan yang terjadi di Palestina serta tema yang di usung adalah “unlocking Potential of amil zakat in the digital era”.

LAZISNU PBNU Gelar Rakernas Jumat-Ahad Besok

Sebuah kesempatan yang sangat berharga dan tidak terduga, yang memberikan saya banyak pelajaran dan inspirasi mengenai pentingnya peran diaspora NU di seluruh dunia, khususnya dalam mendukung program sosial, ekonomi, dan keagamaan di tanah air melalui platform LAZISNU.Pada kesempatan ini berbarengan dengan saya pulang ke Indonesia sehingga saya bisa join kegiatan rangkernas ini di Jakarta.

PCINU Korea Selatan, seperti cabang istimewa NU lainnya di luar negeri, memiliki tantangan yang unik. Kami harus menjembatani peran sebagai diaspora di negara maju dengan menjaga identitas keagamaan dan budaya Nusantara, sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam membantu pengembangan kesejahteraan masyarakat di Indonesia. Oleh karena itu, kehadiran kami di Rangkernas LAZISNU ini diharapkan bisa memperkuat sinergi global dalam membangun umat dan bangsa.

Acara Rangkernas LAZISNU 2024 berlangsung di Jakarta, yang dihadiri oleh perwakilan dari berbagai cabang NU dari seluruh Indonesia, serta beberapa cabang istimewa di luar negeri, termasuk dari Korea Selatan. Suasana penuh semangat terasa sejak hari pertama. Semua peserta tampak antusias untuk berbagi ide, pengalaman, dan solusi untuk meningkatkan efektivitas program-program LAZISNU.

Pada sesi pertama, saya bersama delegasi lainnya diperkenalkan dengan beberapa pencapaian terbaru LAZISNU, termasuk program-program pengentasan kemiskinan, bantuan bencana alam, dan beasiswa pendidikan untuk anak-anak kurang mampu di berbagai daerah di Indonesia. Dari sini, saya semakin menyadari betapa luasnya cakupan kerja LAZISNU dan betapa besar kontribusinya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

Sebagai delegasi dari Korea Selatan, kami mendapat kesempatan untuk berbagi pengalaman tentang bagaimana komunitas Indonesia di Korea Selatan, di bawah naungan PCINU, turut berpartisipasi dalam program penggalangan dana untuk kegiatan sosial. Salah satu contoh nyata adalah kegiatan fundraising yang kami lakukan untuk membantu korban bencana alam di Indonesia, yang mendapatkan respons positif dari masyarakat Indonesia di Korea Selatan.

Rangkernas LAZISNU 2024 memberikan banyak pelajaran berharga bagi kami. Pertama, pentingnya kolaborasi lintas batas negara. PCINU di luar negeri harus terus menjaga hubungan erat dengan LAZISNU di Indonesia untuk memastikan program-program sosial yang kami lakukan dapat terkoordinasi dengan baik dan tepat sasaran. Kedua, peran diaspora Indonesia, terutama yang berafiliasi dengan NU, sangat vital dalam mendukung keberlanjutan berbagai program sosial, ekonomi, dan pendidikan yang diinisiasi oleh NU.

Selain itu, melalui diskusi dengan delegasi dari berbagai daerah, saya belajar tentang tantangan yang dihadapi oleh masyarakat di daerah-daerah terpencil di Indonesia. Hal ini menjadi pengingat betapa pentingnya peran LAZISNU dalam membantu mengurangi kesenjangan sosial dan ekonomi di Indonesia. Saya merasa tergerak untuk semakin aktif dalam mengajak diaspora Indonesia di Korea Selatan untuk berkontribusi lebih besar lagi dalam mendukung program-program LAZISNU ke depannya.

Kehadiran saya sebagai delegasi PCINU Korea Selatan di Rangkernas LAZISNU 2024 menjadi pengalaman yang tidak terlupakan. Saya melihat langsung bagaimana dedikasi para pengurus LAZISNU dalam melayani umat dan bangsa, serta bagaimana kolaborasi antara cabang-cabang NU di dalam dan luar negeri dapat memperkuat jaringan sosial yang lebih luas.

Harapan saya ke depannya adalah agar PCINU Korea Selatan bisa semakin memperkuat peran serta dalam program-program LAZISNU, serta menjadi jembatan yang kokoh antara diaspora Indonesia di Korea Selatan dengan masyarakat di tanah air. Saya juga berharap semoga sinergi ini terus berkembang, sehingga kita semua, di mana pun berada, dapat terus berkontribusi dalam membangun umat yang lebih sejahtera dan berdaya.

Rangkernas LAZISNU 2024 bukan hanya tentang rapat kerja, tetapi tentang komitmen bersama untuk terus membangun masa depan yang lebih baik bagi umat dan bangsa, dengan semangat gotong royong dan kebersamaan yang khas dari NU.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *