Sebagai mahasiswa, tentu kita ingin melakukan banyak hal untuk menyongsong masa depan cerah. Salah satunya adalah dengan menunjukkan potensi dan prestasi yang kita miliki. Pada studi tingkat universitas istilah mapres atau mawapres pasti udah nggak asing terdengar lagi di telinga. Mapres/mawapres adalah singkatan dari mahasiswa berprestasi, yaitu suatu penghargaan untuk mahasiswa yang memiliki prestasi akademik dan non-akademik yang tinggi, keterampilan Bahasa Indonesia dan bahasa asing, serta pribadi yang positif dan nasionalis.
A. Benefit Menjadi Mahasiswa Berprestasi
Berikut ini beberapa potensi menjadi mahasiswa berprestasi
A) Kesempatan Mendapatkan Beasiswa Studi Lanjut
Penerima beasiswa tentu haruslah mahasiswa yang memiliki prestasi bagus, baik itu akademik maupun non-akademik. Asesor dari pemberi beasiswa pasti juga akan lebih mempertimbangkan mahasiswa yang pernah mengikuti kompetisi atau kejuaraan, apalagi kalau pernah memenangkannya. Pengalaman pribadi sebelum lulus alhamdulilah saya ditawari beasiswa fast track di Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya. Pada kesempatan mendaftar beasiswa LPDP untuk S-2 dan beasiswa GKS untuk S-3 juga mendapatkan gelar Mahasiswa Berprestasi membuat saya lebih percaya diri dalam proses pendaftaran.
B) Mendapatkan Rekognisi Civitas Akademika
Pihak kampus biasanya akan mengumumkan siapa aja mahasiswa yang mendapatkan penghargaan mahasiswa berprestasi ke semua channel kampus seperti media sosial, website universitas, bahkan banner di gedung kampus. Ekpose tersebut memberikan rekognisi sehingga akan mempermudah mendapatkan tawaran-tawaran berkolaborasi dalam berkarya di masa mendatang. Salah satunya saya bisa mendapatkan kesempatan berkolaborasi dengan beberapa oraganisasi kampus untuk menjadi pemateri di berbagai kegiatan di kampus. Rekognisi dari civitas akademik ini juga membantu saya untuk mendapatkan pekerjaan sebelum lulus S-1.
TIPS Menjadi Mahasiswa Berprestasi
Menjadi mahasiswa berprestasi adalah bonus dengan tujuan utamanya adalah menjadi pribadi yang bermanfaat dan pribadi yang lebih baik. Menjadi praktisi mengajar perlu sebuah proses belajar, proses yang tidak bisa secara instan dan tidak ada hentinya. berikut ini saya ingin sharing tentang proses belajar tersebut.
1. Aktif dalam Pembelajaran di Kelas
Aktif dalam pembeljaran di dalam kelas akan membantu kita lebih dekat dengan Dosen di kelas. Kedekatan dengan dosen ini memungkinkan kita untuk mendapatkan kesempatan untuk ikut terlibat project-project dosen.
2. Aktif dalam Mengikuti Perlombaan
Memanfaatkan event lomba untuk berkergiatan di luar kampus mengamalkan ilmu untuk dapat bermanfaat bagi masyarakat.
3. Aktif Berorganisasi dan Membangun Relasi
Organisasi akan membantu kita bertemu dan membangun relasi.
4. Mampu mengatur waktu untuk menjadi pribadi yang produktif
Sebagai mahasiswa berprestasi kita harus mampu mengatur waktu jangan terlena dengan menghabiskan waktu dengan scroling-scroling HP.
-Membuat to do list pekerjaan.
-Membuat list mimpi.