Biologi Laktasi

A. Diskripsi Singkat

Biologi Laktasi mempelajari struktur, fungsi, dan perkembangan kelenjar ambing pada ternak perah. Secara anatomi, ambing tersusun atas alveoli sebagai unit fungsional penghasil susu, duktus laktiferus sebagai saluran, cisterna sebagai penampung, dan puting sebagai saluran pengeluaran. Dari sisi histologi, ambing terdiri atas jaringan epitel sekretori yang memproduksi susu, sel mioepitelial yang membantu ejeksi, jaringan ikat sebagai penopang, serta vaskularisasi yang menyediakan nutrien dan hormon. Perkembangan kelenjar ambing atau mammogenesis berlangsung bertahap sejak fase embrio, pubertas, kebuntingan, laktasi, hingga involusi, yang masing-masing dikendalikan oleh pengaruh hormon dan kondisi fisiologis ternak.

B. Capaian Pembelajaran

Setelah mempelajari topik ini, mahasiswa diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan anatomi ambing beserta struktur fungsionalnya dalam produksi susu.

  2. Mendeskripsikan histologi ambing, termasuk peran jaringan epitel sekretori, sel mioepitelial, jaringan ikat, dan vaskularisasi.

  3. Menganalisis tahapan perkembangan kelenjar ambing (mammogenesis) mulai dari embrio, pubertas, kebuntingan, laktasi, hingga involusi.

  4. Mengaitkan pengaruh faktor fisiologis dan hormonal terhadap proses laktasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *